Photo bersama Ketua Umum NCPI dan Pengurus DPW NCPI Bali periode 2026-2031 setelah prosesi pelantikan
Denpasar (18/2/2026)
Nawa Cita Pariwisata Indonesia (NCPI) menyelenggarakan acara pelantikan pengurus yang baru terpilih untuk DPW NCPI Provinsi Bali periode 2026-2031 pada Rabu, 18/2/2026 bertempat di Bali International Hospital, Kawasan KEK Sanur, Bali. Berdasarkan Musyawarah Wilayah yang diselenggarakan beberapa waktu lalu, Agus Maha Usadha terpilih kembali secara aklamasi untuk kedua kalinya. Pelantikan dilakukan oleh Ketua Umum NCPI Pusat, Dr. Gusti Kade Sutawa dan pembacaan SK Penetapan Pengurus DPW NCPI Bali dibacakan oleh Sekjen NCPI Pusat, Mangku Sutedja.
Menariknya, NCPI sebagai wadah asosiasi kepariwisataan beranggotakan para profesional dari berbagai bidang di sektor pariwisata. Tampak dari profile kepengurusan yang individunya berlatarbelakang sangat ragam seperti pengelola daya tarik wisata, akomodasi, biro perjalanan wisata, digital marketing, restoran, lembaga pendidikan dan pelatihan, konsultan dan dosen pariwisata, pemandu wisata dan lainnya. Terkesan bahwa NCPI menjadi media sinergitas lintas stakeholders kepariwisataan untuk berkolaborasi menyamakan persepsi dalam membangun pariwisata Indonesia.
Ketua Panitia Pelantikan, I Made Mendra Astawa, S.Tr.Par.,M.Tr.Par menyampaikan dalam laporannya bahwa kegiatan pelantikan sebagai acara inti pada hari itu dirangkaikan dengan seminar nasional Bali Economic Investment Forum (BEIF) 2026 dengan mengusung tema "Green Investment sebagai Penggerak Utama Menuju Indonesia Emas 2045". Sementara dalam arahannya, Gubernur Bali Dr. I Wayan Koster memaparkan capaian pariwisata Bali serta permasalahan utama yang tengah dihadapi dan membutuhkan kerjasama seluruh stakeholders. "Kita perlu diskusi lebih lanjut di forum yang lebih khusus bersama NCPI, Bali Tourism Board juga PHRI" kata Koster.
Dalam sambutan perdana Ketua DPW NCPI Bali setelah pelantikan, Agus Maha Usadha menyampaikan optimismenya melalui kolaborasi semua pihak maka pariwisata Bali akan dapat bertumbuh lebih baik. "Melalui seminar nasional BEIF di acara pelantikan ini NCPI mengajak para tokoh pariwisata untuk merumuskan investasi yang berkelanjutan dan menjadikan BEIF sebagai ruang koordinasi strategis untuk merespon permasalahan yang dapat mengganggu kepariwisataan seperti halnya infrastruktur dan sampah" kata Agus Maha Usadha. Dipertegas kembali oleh Ketua Umum NCPI Pusat bahwa NCPI Bali harus mendukung semua program pemprov Bali. "Dengan dilantiknya NCPI Bali kami harap segera bisa bekerja untuk mensukseskan program yang sudah dicanangkan oleh Gubernur Bali serta mendukung kebijakan yang telah diluncurkan" kata Gusti Kade Sutawa dihadapan Gubernur Wayan Koster serta raturan hadirin yang terdiri dari para tokoh senior kepariwisataan, ketua asosiasi kepariwisataan, pengusaha, pimpinan usaha serta anggota NCPI. Tampak para tokoh yang dihadir diantaranya Prof Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, Made Mangku Pastika, I Made Ariandi, Ida Bagus Agung Partha Adnyana, I Gede Wiratha, Panudiana Kuhn, Al Purwa, Ida Bagus Ngurah Wijaya, I Wayan Puspa Negara serta lainnya.
Kepengurusan DPW NCPI Bali terdiri dari Dewan Pelindung, Dewan Penasehat, Dewan Pakar, Dewan Pengurus, Divisi (Tata Kelola & Tata Niaga, Ekonomi & Investasi, Sumber Daya Daerah dan Lingkungan, Marketing & IT, Sumber Daya Manusia, UMKM & Industri Kreatif, Hukum & Advokasi) dan Koordinator Kota/Kabupaten se-Bali.
(sw@)