Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Nusa Tenggara Timur menyelenggarakan pelatihan local champion (para penggerak) desa wisata bertempat di Desa Wisata Taro, Gianyar - Bali. Kegiatan berlangsung selama 1 - 8 Desember 2025.
Dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang perwakilan dari 22 kabupaten dan kota, kedatangan tim dipimpin oleh Mathias M. Beeh, SST.Par.,M.Par selaku Kepala Bidang Sumber Daya Pariwisata pada Disparekraf NTT. Sementara Kadisparekraf akan hadir saat pelaksanaan sertifikasi kompetensi pada 6 Desember 2025 karena berbagai kegiatan yang harus dilaksanakan di NTT saat ini.
Kabid SDP Disparekraf NTT, Mathis M. Beeh, SST.Par.,MM memberikan sambutan didampingi ketua Pokdarwis Desa Taro dan I Ketut Swabawa
Dalam pembukaan kegiatan, Kabid SDP membacakan sambutan Kadisparekraf dan menghimbau seluruh peserta pelatihan agar mengikuti kegiatan dengan baik dan menindaklanjutinya nanti setelah balik ke NTT. Dijelaskan bahwa potensi wisata di NTT sangat banyak dan mesti dikelola dengan baik agar tidak sia-sia. Itu sebabnya Pemprov sangat serius membangun pariwisata dan melalui local champion ini diharapkan potensi itu dapat tergarap dengan baik dan memberi dampak ekonomi serta pelestarian yang tinggi.
Suasana presentasi kelompok dalam pelatihan local champion
Kegiatan menghadirkan pelatih utama yaitu I Ketut Suabawa yang sekaligus adalah Pendamping Desa Wisata Taro, membawakan 11 materi / modules dengan metode presentasi, praktik dan working group. Materi berbasis kompetensi tersebut disesuaikan dengan SKKNI level III kepemanduan. Para peserta tampak sangat antusias dengan kegiatan yang banyak memberi motivasi dan memantik ide strategis yang ingin digarap secepatnya setelah tiba di daerahnya kembali.
Kedatangan rombongan ini pada Senin (01/12/2025) langsung mengunjungi DTW Firefiles Garden dan diterima langsung oleh Perbekel Desa Taro (I Wayan Warka), Ketua Pokdarwis Taro (I Wayan Gede Ardika, SE) dan tim, Direktur BUMDES Sarwada Taro (I Wayan Karta) serta I Ketut Swabawa. Saat penyambutan itu Perbekel Desa Taro menyampaikan terima kasih kepada Pemprov NTT yang telah memilih desa Taro sebagai tempat penyelenggaraan kegiatan.
Desa Wisata Taro yang telah berhasil meraih berbagai penghargaan dan predikat juara baik lokal, nasional dan internasional sudah sering dikunjungi berbagai komunitas, lembaga, perusahaan dan pemerintahan. Baik untuk kegiatan visitasi dan rekreasi, studi tiru hingga pelatihan. Pihak desa sangat terbuka untuk berkolaborasi dan saling berbagi dan mendukung demi kebaikan dan kemajuan masing-masing desa bertumbuh secara inklusif.
Photo bersama di tempat pelatihan
Pelatihan dipusatkan di DTW Lembu Putih dan praktek lapangan sekaligus kunjungan destinasi dilakukan di beberapa DTW yang dimiliki Desa Wisata Taro. Semua peserta pelatihan dan perwakilan dari Disparekraf NTT menginap di homestay yang ada di Taro serta disediakan angkutan wisata bagi peserta dari dan menuju tempat pelatihan. Di akhir sesi pelatihan akan dilaksanakan sertifikasi kompetensi bidang pemandu wisata bekerjasama dengan salah satu LSP yang ada di Bali. (admin 03/12/2025)